Rabu, 27 Mei 2015

MANDIRI PANGAN DAN ENERGI : Dari Sampah Membangun Pembangkitan Biogas dan Instalasi Sawah

Sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan program Nawacita yang salah satunya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan cara memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI, diperlukan perluasan gerakan mandiri pangan dan energi ( Gemar Panen) oleh segenap komponen masyarakat. Dengan temuan metoda BiophoskkoGas [ Biodigester- Piroliser- Komposter- Gasifier] dapat diikhtiarkan pemanfaatan sumberdaya hayati sebagai modal dasar.

MENUJU MANDIRI PANGAN DAN ENERGI, DARI SAMPAH MEMBANGUN PEMBANGKITAN BIOGAS DAN INSTALASI SAWAH PORTABEL

Video 7 menit dari program "Indonesia Membangun" TV Nasional ini seolah memberi solusi bahwa memperoleh beras sebagai pangan pokok, tidak selalu harus bergantung kepada pesawahan konvensional. 

Dengan makin menyusutnya luasan tanam yang ada (eksisting), sementara pembukaan lahan baru (di luar Jawa) tidak mudah dan murah, bagi ikhtiar swasembada dan mempertahankan kedaulatan pangan, Indonesia mutlak membutuhkan dukungan pembukaan areal pertanaman sawah baru. Perluasan (ekstensifikasi) harus dapat menjamin aksesibilitas masyarakat kepada sumber pangan yakni, ketika sawah masih diusahakan oleh masyarakat luas, bukan korporasi. 


Disamping penjaminan atas akses dan keterjangkauan rakyat kepada pangan, mengurangi resiko dari mahalnya infrastruktur (irigasi, pembentukan kelembagaan petani dan jalan) maupun perbaikan kualitas lahan di lokasi baru, mengharuskan pilihan kepada membangun sawah secara portabel sehingga dapat dilakukan oleh segenap masyarakat dimana pun berada. 


Dengan sawah portabel, budidaya padi telah dapat dilakukan di halaman, pekarangan rumah, rak bertingkat bahkan, di atap bangunan (roof garden). Tanpa terpengaruh banyak oleh kondisi mikroklimat maupun strata sosial masyarakat. Sawah portabel dapat dilakukan oleh berbagai lapisan dan kelompok masyarakat termasuk masyarakat urban di perkotaan maupun rumah tangga strata ekonomi tinggi dengan motivasi kesenangan (hobbies). Memupuk, membersihkan gulma, dan merawat padi per rumpun di sawah portabel ini memiliki intensitas tinggi bagi optimalnya produktivitas gabah kering panen (GKP). 


MENAIKAN PRODUKTIVITAS PADI


Sejak 2011, didapatkan rataan produksi hingga 150 gram/ rumpun atau, dengan ekstrapolasi, akan setara 13.5 ton/Ha. Pada Indeks Panen (IP) 400% ~berpotensi capai 54 ton GKP/ Ha/tahun. Bandingkan dengan sawah pada umumnya, IP 200 %, umumnya 15 ton GKP.


Dengan pemupukan mengaplikasikan Tablet Formula Gramalet, pupuk bukan (lagi) disebar, waktu dan biaya menjadi hemat. Merawat padi tak perlu lepas sepatu, cangkul pun pensiun, ketika panen tidak perlu repot jauh ke penggiling padi. Hasil beras pecah kulit (whole grain) dari penggiling manual APP 15 L, tetap memiliki kandungan gizi dan segar.


BIOINDUSTRI PERTANIAN DARI SUMBERDAYA HAYATI


Memperlihatkan kelanjutan video mandiri pangan dan energi (Part 1) tentang terbuangnya sumberdaya hayati dan problem TPA, serta video ( part 2) tentang teknik konversi ( 4 in one) metoda BiophoskkoGas [ Biodigester- Piroliser- Komposter-Gasifier], Video (Part 3) berdurasi 7 menit ini menyampaikan model sistim produksi bersih pengelolaan sampah dan biomassa (zero waste) untuk membangun bioindustri pertanian dan pembangkitan Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk bagi kemandirian pangan dan energi.


Biodigester pencerna sumberdaya hayati  (sampah organik, biomassa, limbah pertanian dan industri makanan) selain menghasilkan gas ( energi masak maupun bahan bakar generator PLTBM - Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa) juga memberikan lumpur bagi media tanam ( ikan, sayuran hidroponik, padi). Budidaya hemat lahan khususnya bagi kawasan perkotaan (urban farming) dengan ikan di kolam portabel, sayuran di pematang berupa pot vertikultur hidroponik dan padi di polibag akan membentuk suatu sistim sawah portabel (*)

Instalasi Biogas dan Bio Elektrik

Instalasi Biogas dan Bio Elektrik
Bahan bakar (BBM) yang berasal dari minyak bumi tersebut adalah sumber energi fosil yang tidak dapat diperbarui (unrenewable), sedangkan permintaannya naik terus. Demikian pula harganya, cenderung meningkat karena tidak ada keseimbangan permintaan ( demand) dan, di sisi lain, penawaran (supply). Demikian juga dengan masih rendahnya rasio elektrifikasi di berbagai bagian wilayah Indonesia ( Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua), pengolahan biomassa menjadi gas akan sangat membantu upaya pengembangan wilayah mandiri energi di Indonesia. Dan, bahkan, dengan hasil sampingan berupa lumpur ( slurry) berupa pupuk organik, pengembangan Bio Elektrik juga akan sekaligus memperbaiki lapisan atas tanah di areal-areal penambangan.

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]
Green Phoskko® (GP-7) Activator pembangkit gas metana (@ 250 gr/ Pack) sebagai pengurai secara fermentatif sampah dan limbah organik dalam digester kedap udara (tanpa oksigen) terbuat dari konsorsium mikroba anaerobik. Dalam lingkungan mikro yang sesuai dengan kebutuhan bakteri ini (kedap udara, material memiliki pH >6, kelembaban 60 %, dan temperatur > 30 derajat Celcius dan C/N ratio tertentu) akan mengurai atau mendekomposisi semua sampah dan bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan, feces tinja, kotoran hewan dan lain-lainnya) dengan cepat, hanya 5 hari. Kemasan Green Phoskko® (GP-7) dengan bentuk serbuk kering ini adalah Pack [@ 250 gr] kualitas karton duplex @ 250 gram kemudian dimasukan kedalam karton per 20 pack, total berat setara 5 kg+)

Lokasi Pelatihan Posko Hijau ( Green Training center)

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150
Alat pemurnian biogas (biogas purifier) ditujukan bagi upaya menaikkan efisiensi panas biogas, agar lebih berkualitas dalam penggunaannya sebagai bahan bakar dalam pembangkitan listrik ( generator set), pengganti bensin premium yang makin mahal dan menjadi sumber energi menjalankan perangkat elektrik modifikasi seperti lampu biogas, penanak nasi (rice cooker) biogas maupun perangkat elektronik lainnya. Alat pemurnian biogas (methane purifier 24150) terbuat dari tabung logam stainless, diameter 24 inch ( 30 cm) dengan tinggi 150 cm, memiliki silinder media (berisi pellet penyerap 25 kg), memiliki kekuatan menahan tekanan lebih dari 10,5 bar, dan berkapasitas memurnikan aliran hingga 40 m3/ hari biogas hasil pembangkitan digester. Alat ini berfungsi sebagai pemerangkap (absorbers) karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfida (H2S), dan air (H2O) sehingga menaikan komposisi kandungan gas metan dalam total biogas. Prinsip kerja alat pemurnian biogas ini adalah peran pellet penyerap (absorbers) terbuat dari campuran aneka mineral tambang yang teraktivasi dan termodifikasi larutan kimia, antara lain dengan basa kuat NaOH. Pellet penyerap pada tabung dapat diganti ( refill ) per setiap 2 (dua) bulan pemakaian atau diregenerasi dengan perlakuan tertentu hingga bisa digunakan sampai 1 tahun. Pemurnian biogas (methane purifier) ini mampu menaikan efisiensi kalori, memperbesar manfaat dan meningkatkan kualitas biogas hasil pembangkitan biogas dari reaktor atau bak cerna (digester) dengan output hingga 40 m3 gas per hari, serta menaikan atau menambah besaran komposisi metan antara 4 % hingga 20 % dibanding sebelumnya, dan bersaman dengan itu menurunkan kandungan CO2, H2O dan H2S.

Pembangkitan Biogas bagi Energi Listrik (Bio Elektrik)

Pembangkitan Biogas bagi Energi Listrik (Bio Elektrik)
Gas metana (CH4) terbentuk karena proses fermentasi secara anaerobik (tanpa udara) oleh bakteri pembangkit metana (methan) atau disebut juga bakteri anaerobik dan atau bakteri biogas. Hasil fermentasi oleh bakteri ini mampu mengurangi sampah, yang banyak mengandung bahan organik (biomassa) sehingga terbentuk gas methan (CH4), yang apabila dibakar dapat menghasilkan energi panas. Gas metana sama dengan gas elpiji ( liquidified petroleum gas/LPG). Perbedaannya adalah gas metan mempunyai satu atom C, sedangkan elpiji lebih

Follow by Email

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk

Pengikut

Tampilan slide Biogas

Loading...

Video biogas

Loading...