Jumat, 18 Juli 2014

Bisnis Pengelolaan Sampah dengan Teknik Modern BiophoskkoGas

Dengan keberadaan Gasifier Sampah TPST GS 50 di TPST atau Depo Sampah pada kapasitas olah 7,5 m3 setara berat 2,85 ton sampah/ hari, memadai guna cara konversi memusnahkan sampah di TPS. Dari gerobak atau motor roda tiga, sampah dibongkar (unloading) kemudian dilakukan pengambilan jenis organik ( degradable atau mudah membusuk) dan plastik (PE, PET).

Jenis organik dicacah 1 unit Mesin Pencacah Organik MP 500 (biogas) selanjutnya diumpan ke Instalasi Kompos dan 1 unit digester biogas BD 3.000 L. Sementara, jenis plastik (PE,PET) dicacah dan tercuci pada 1 unit Mesin Pencacah Plastik MPLP 200 diumpan kedalam reaktor pirolisis stainelss  yang terdapat di atas ruang reaktor Gasifier GS 50. Jenis sampah lain (unrecyle) sisa pemilahan plastik dan organik dimasukan ke reaktor gasifier GS 50 untuk proses pembangkitan gas dan panas (gasifikasi).

Paket teknologi Gasifier Sampah TPS 3R Terpadu GS 50 berkemampuan meningkatkan kegunaan dari sampah atau biomassa bernilai rendah menghasilkan padatan (seperti arang atau kerak slag), cairan (minyak
bakar hasil kondensasi proses pirolisis plastik), biogas (yang dihasilkan digester), kompos (keluaran Hand Rotary Kiln) serta, gas permanen syngas (H2, CO) hasil proses gasifikasi. Perolehan bahan bakar (minyak bakar, biogas CH4 maupun syngas) diaplikasikan dalam membangkitkan energi panas thermal ( reaktor gasifikasi dan pirolisis) menjadikan TPS 3R Terpadu tidak memerlukan bahan bakar maupun listrik PLN atau mandiri energi.

Kehadiran paket teknologi Biogas-Pirolisis- Kompos-Gasifikasi (Biophos_koGas) berbasis CDM ( Clean Development Mechanism) melalui penerapan 3 R (Reuse-Reduce-Recycle) akan mewujudkankan pengelolaan sampah perkotaan mencapai sistim produksi bersih (zero wate). Pengelolaan TPS hampir tidak mengeluarkan emisi dan juga tanpa menyisakan residu untuk dibuang ke TPA. Pembuatan rangkaian pipa outlet emisi dari gasifier sebagai sirkuit tertutup (close circuit), selanjutnya dikondensasi dengan cara dilewatkan serta dijadikan pemanas (caloriefire) digester, ujung pipa outlet diinjeksikan ke lumpur (slurry) biogas. Injeksi syn gas kedalam lumpur fermentasi biogas akan menaikan kualitasnya menjadi insektisida organik bertambahnya H2S, amoniak dan partikulat.
Mendirikan dan memulai pengolahan dalam reaktor konversi musnah dapat dikelola secara komersial dan profesional, dilakukan oleh manajemen dengan gaji tertentu serta memiliki standar operasi (SOP). Pendirian dan pengelolaan sampah tidak lagi didasarkan atas kesukarelaan pengelola, melainkan diarahkan sebagai kegiatan ekonomi sebagaimana kegiatan usaha kecil lainnya.

Pendapatan, selain dari penjualan hasil konversi, sejatinya diperoleh dari typing fee ( jasa pengelolaan sampah) dari penimbul sampah.Typing fee sampah ditetapkan dan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) yang berbeda antara satu kota dengan lainnya. Di kota Bandung, PT Brill mendapat pembayaran atas jasa pengelolaan atas sampah yang disetor pengelola kebersihan kota ( dhi. PD Kebersihan) Rp 350.000/ ton. Sementara DKI Jakarta menetapkan typing fee ke Bantar Gebang Rp 114.000/ ton Alokasi besaran typing fee yang dibayarkan pemerintah kepada pengelola sampah, yang berbasis pengolahan, berasal dari retribusi penimbul sampah, akan memberi manfaat kepada pemerintah dengan berkurangnya pembelian barang investasi untuk mobilisasi (dump truck) maupun pembukaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)Sampah, Dilain pihak, typing fee sebesar tersebut akan sangat membantu pengelola sampah untuk berkembang dan berketerusan ( sustainable).  

Mendirikan usaha pengelolaan sampah di Tempat Pengumpulan Sampah (TPS) melalui kegiatan reduce-reuse-recylce (3R) dengan teknik pengolahan konversi  musnah akan medukung bagi berjalannya pengelolaan sampah kota berbasis masyarakat (*)

Instalasi Biogas dan Bio Elektrik

Instalasi Biogas dan Bio Elektrik
Bahan bakar (BBM) yang berasal dari minyak bumi tersebut adalah sumber energi fosil yang tidak dapat diperbarui (unrenewable), sedangkan permintaannya naik terus. Demikian pula harganya, cenderung meningkat karena tidak ada keseimbangan permintaan ( demand) dan, di sisi lain, penawaran (supply). Demikian juga dengan masih rendahnya rasio elektrifikasi di berbagai bagian wilayah Indonesia ( Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua), pengolahan biomassa menjadi gas akan sangat membantu upaya pengembangan wilayah mandiri energi di Indonesia. Dan, bahkan, dengan hasil sampingan berupa lumpur ( slurry) berupa pupuk organik, pengembangan Bio Elektrik juga akan sekaligus memperbaiki lapisan atas tanah di areal-areal penambangan.

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]
Green Phoskko® (GP-7) Activator pembangkit gas metana (@ 250 gr/ Pack) sebagai pengurai secara fermentatif sampah dan limbah organik dalam digester kedap udara (tanpa oksigen) terbuat dari konsorsium mikroba anaerobik. Dalam lingkungan mikro yang sesuai dengan kebutuhan bakteri ini (kedap udara, material memiliki pH >6, kelembaban 60 %, dan temperatur > 30 derajat Celcius dan C/N ratio tertentu) akan mengurai atau mendekomposisi semua sampah dan bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan, feces tinja, kotoran hewan dan lain-lainnya) dengan cepat, hanya 5 hari. Kemasan Green Phoskko® (GP-7) dengan bentuk serbuk kering ini adalah Pack [@ 250 gr] kualitas karton duplex @ 250 gram kemudian dimasukan kedalam karton per 20 pack, total berat setara 5 kg+)

Lokasi Pelatihan Posko Hijau ( Green Training center)

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150
Alat pemurnian biogas (biogas purifier) ditujukan bagi upaya menaikkan efisiensi panas biogas, agar lebih berkualitas dalam penggunaannya sebagai bahan bakar dalam pembangkitan listrik ( generator set), pengganti bensin premium yang makin mahal dan menjadi sumber energi menjalankan perangkat elektrik modifikasi seperti lampu biogas, penanak nasi (rice cooker) biogas maupun perangkat elektronik lainnya. Alat pemurnian biogas (methane purifier 24150) terbuat dari tabung logam stainless, diameter 24 inch ( 30 cm) dengan tinggi 150 cm, memiliki silinder media (berisi pellet penyerap 25 kg), memiliki kekuatan menahan tekanan lebih dari 10,5 bar, dan berkapasitas memurnikan aliran hingga 40 m3/ hari biogas hasil pembangkitan digester. Alat ini berfungsi sebagai pemerangkap (absorbers) karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfida (H2S), dan air (H2O) sehingga menaikan komposisi kandungan gas metan dalam total biogas. Prinsip kerja alat pemurnian biogas ini adalah peran pellet penyerap (absorbers) terbuat dari campuran aneka mineral tambang yang teraktivasi dan termodifikasi larutan kimia, antara lain dengan basa kuat NaOH. Pellet penyerap pada tabung dapat diganti ( refill ) per setiap 2 (dua) bulan pemakaian atau diregenerasi dengan perlakuan tertentu hingga bisa digunakan sampai 1 tahun. Pemurnian biogas (methane purifier) ini mampu menaikan efisiensi kalori, memperbesar manfaat dan meningkatkan kualitas biogas hasil pembangkitan biogas dari reaktor atau bak cerna (digester) dengan output hingga 40 m3 gas per hari, serta menaikan atau menambah besaran komposisi metan antara 4 % hingga 20 % dibanding sebelumnya, dan bersaman dengan itu menurunkan kandungan CO2, H2O dan H2S.

Pembangkitan Biogas bagi Energi Listrik (Bio Elektrik)

Pembangkitan Biogas bagi Energi Listrik (Bio Elektrik)
Gas metana (CH4) terbentuk karena proses fermentasi secara anaerobik (tanpa udara) oleh bakteri pembangkit metana (methan) atau disebut juga bakteri anaerobik dan atau bakteri biogas. Hasil fermentasi oleh bakteri ini mampu mengurangi sampah, yang banyak mengandung bahan organik (biomassa) sehingga terbentuk gas methan (CH4), yang apabila dibakar dapat menghasilkan energi panas. Gas metana sama dengan gas elpiji ( liquidified petroleum gas/LPG). Perbedaannya adalah gas metan mempunyai satu atom C, sedangkan elpiji lebih

Follow by Email

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk

Pengikut

Tampilan slide Biogas

Loading...

Monthly Pageviews

Video biogas

Loading...