Sabtu, 14 Februari 2015

Swasembada Pangan Keluarga dari Padi di Media Tanam Lumpur Digester Biogas dalam Polibeg

Swasembada pangan ( beras, sayuran, ikan) serta bahan bakar biogas bagi kebutuhan masak dan makan keluarga Indonesia sepanjang tahun dari instalasi Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk BD 1000 L dalam konfigurasi KPS 1000 L.

Dengan tanam padi pada media tanam kompos dan tanah di polibeg, dapat dilakukan di semua lokasi Indonesia ( termasuk di wilayah yang selama ini tidak terdapat sawah). Dengan hadirnya KPS 1000 L berikut polibeg padi, setiap keluarga memerlukan lahan pekarangan dan dak atap Lt II rumah di desain menjadi tempat penananam. 

Konverter Pemusnah Sampah KPS 1000 L efektif dan memberi keuntungan kepada pengelola sampah domestik di sumber timbulnya menjadi ikan, sayuran dan biogas bahan bakar kompor. KPS 1000 L menjadi solusi bagi pengelolaan sampah domestik ( rumah tangga, restoran, F/B hotel, usaha katering, usaha kuliner, kantin pabrik, food court di mall, sentra makanan rest area dan kawasan wisata serta pusat belanja).

Memiliki kapasitas konversi 50 sampai 75 liter ( setara 75 kg bubur sampah dengan air) per hari atau, KPS 1000 L mentuntaskan masalah sampah organik dari 10-15 rumah/ keluarga secara terus menerus setiap hari. Konverter Pemusnah Sampah KPS 1000 L terdiri dari :
- 1 unit Kolam probiotik portabel (KPP), mampu menjadi media hidup ikan (lele) hingga 200 ekor/ siklus 3 bulan

- 1 unit digester Biogas BD 1000 L dan sudah termasuk 1 unit Pencacah sampah FMM 1200 ML, mampu menghasilkan 1 m3 biogas~ 1/2 kg LPG bagi pemenuhan kebutuhan masak 1 keluarga/ hari

- 1 set rangkaian pot vertikultur tanaman akuatik ( media tumbuh ikan dan media tanam sayuran berkemampuan memberikan sayuran sepanjang hari per keluarga.

Perolehan kompos padat sebesar 10 hingga 12,5 kg/ hari digunakan sebagai media tanam padi pada polibeg ember. Dicampur tanah pada perbandingan 60:40 %, akan diperoleh 9 ember atau selama 3 siklus hidup padi 1 tahun dan ikan ( 300 hari) akan didapatkan 1.800 media tanam bagi 1.800 rumpun padi.

Dengan hasil rata2 289 gram GKP (Gabah Kering Panen)/ 2  ember/ 100 hari, KPS 1000 L berkemampuan mendukung perolehan 260.1 kg GKP/ Musim Tanam 3 bulan. Pada pemeliharaan dan asupan nutrisi yang baik dari lumpur probiotik menggunakan metoda irigasi tetes, akan diperoleh rendemen 65 % dari GKP atau setara 150,28 kg beras/ panen 3 bulan.

Media tanam polibeg ember di pekarangan dan atap, memungkinkan intensitas tanam 3 kali/tahun sehingga akan diperoleh 450.84 kg beras/ tahun/ keluarga. Dengan mengacu pada konsumsi per kapita/ keluarga Indonesia 130 kg/ kapita/ tahun, sesungguhnya bagi 1 keluarga ( 5 jiwa termasuk bayi/ anak), hasil panen padi di halaman/ atap akan mencukupi konsumsi sepanjang tahun (*)

Instalasi Biogas dan Bio Elektrik

Instalasi Biogas dan Bio Elektrik
Bahan bakar (BBM) yang berasal dari minyak bumi tersebut adalah sumber energi fosil yang tidak dapat diperbarui (unrenewable), sedangkan permintaannya naik terus. Demikian pula harganya, cenderung meningkat karena tidak ada keseimbangan permintaan ( demand) dan, di sisi lain, penawaran (supply). Demikian juga dengan masih rendahnya rasio elektrifikasi di berbagai bagian wilayah Indonesia ( Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua), pengolahan biomassa menjadi gas akan sangat membantu upaya pengembangan wilayah mandiri energi di Indonesia. Dan, bahkan, dengan hasil sampingan berupa lumpur ( slurry) berupa pupuk organik, pengembangan Bio Elektrik juga akan sekaligus memperbaiki lapisan atas tanah di areal-areal penambangan.

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]
Green Phoskko® (GP-7) Activator pembangkit gas metana (@ 250 gr/ Pack) sebagai pengurai secara fermentatif sampah dan limbah organik dalam digester kedap udara (tanpa oksigen) terbuat dari konsorsium mikroba anaerobik. Dalam lingkungan mikro yang sesuai dengan kebutuhan bakteri ini (kedap udara, material memiliki pH >6, kelembaban 60 %, dan temperatur > 30 derajat Celcius dan C/N ratio tertentu) akan mengurai atau mendekomposisi semua sampah dan bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan, feces tinja, kotoran hewan dan lain-lainnya) dengan cepat, hanya 5 hari. Kemasan Green Phoskko® (GP-7) dengan bentuk serbuk kering ini adalah Pack [@ 250 gr] kualitas karton duplex @ 250 gram kemudian dimasukan kedalam karton per 20 pack, total berat setara 5 kg+)

Lokasi Pelatihan Posko Hijau ( Green Training center)

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150
Alat pemurnian biogas (biogas purifier) ditujukan bagi upaya menaikkan efisiensi panas biogas, agar lebih berkualitas dalam penggunaannya sebagai bahan bakar dalam pembangkitan listrik ( generator set), pengganti bensin premium yang makin mahal dan menjadi sumber energi menjalankan perangkat elektrik modifikasi seperti lampu biogas, penanak nasi (rice cooker) biogas maupun perangkat elektronik lainnya. Alat pemurnian biogas (methane purifier 24150) terbuat dari tabung logam stainless, diameter 24 inch ( 30 cm) dengan tinggi 150 cm, memiliki silinder media (berisi pellet penyerap 25 kg), memiliki kekuatan menahan tekanan lebih dari 10,5 bar, dan berkapasitas memurnikan aliran hingga 40 m3/ hari biogas hasil pembangkitan digester. Alat ini berfungsi sebagai pemerangkap (absorbers) karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfida (H2S), dan air (H2O) sehingga menaikan komposisi kandungan gas metan dalam total biogas. Prinsip kerja alat pemurnian biogas ini adalah peran pellet penyerap (absorbers) terbuat dari campuran aneka mineral tambang yang teraktivasi dan termodifikasi larutan kimia, antara lain dengan basa kuat NaOH. Pellet penyerap pada tabung dapat diganti ( refill ) per setiap 2 (dua) bulan pemakaian atau diregenerasi dengan perlakuan tertentu hingga bisa digunakan sampai 1 tahun. Pemurnian biogas (methane purifier) ini mampu menaikan efisiensi kalori, memperbesar manfaat dan meningkatkan kualitas biogas hasil pembangkitan biogas dari reaktor atau bak cerna (digester) dengan output hingga 40 m3 gas per hari, serta menaikan atau menambah besaran komposisi metan antara 4 % hingga 20 % dibanding sebelumnya, dan bersaman dengan itu menurunkan kandungan CO2, H2O dan H2S.

Pembangkitan Biogas bagi Energi Listrik (Bio Elektrik)

Pembangkitan Biogas bagi Energi Listrik (Bio Elektrik)
Gas metana (CH4) terbentuk karena proses fermentasi secara anaerobik (tanpa udara) oleh bakteri pembangkit metana (methan) atau disebut juga bakteri anaerobik dan atau bakteri biogas. Hasil fermentasi oleh bakteri ini mampu mengurangi sampah, yang banyak mengandung bahan organik (biomassa) sehingga terbentuk gas methan (CH4), yang apabila dibakar dapat menghasilkan energi panas. Gas metana sama dengan gas elpiji ( liquidified petroleum gas/LPG). Perbedaannya adalah gas metan mempunyai satu atom C, sedangkan elpiji lebih

Follow by Email

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk

Pengikut

Tampilan slide Biogas

Loading...

Monthly Pageviews

Video biogas

Loading...